Talkshow Rakosa bersama Anlene

By poetry - 22.55

Talkshow Rakosa bersama Anlene pada hari Sabtu, 22 November 2014, jam 2- 3 sore, menghadirkan narasumber diantaranya Bapak Arief, dr. Muliaman dan Ibu Rumiyati dari PKK Kota Yogyakata. 

Mungkin kita semua tau apa itu osteoporosi atau pengeroposan tulang. Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan penurunan massa tulang, dimana tulang menjadi tipis, rapuh dan mudah patah. Osteoporosis dapat menyebabkan patah tulang, yang merupakan penyebab fatal kelumpuhan dan kematian. Patah tulang pada osteoporosis dapat dicegah, salah satunya melalui pemenuhan asupan kalsium dan melakukan aktivitas fisik sejak dini. 

Dalam merayakan Hari Osteoporosis Nasional ke 12 tahun 2014, PT. Fonterra Brands ndonesia melalui Anlene- susu berkalsium tinggi mengangkat tema kampanyenya tahun ini dengan “Waktunya Bergerak”.

Melalui moment Hari Osteoporosis Nasional Anlene melalui Kampanyenya Tahun ini “Waktunya Bergerak ingin berbagi informasi kepada pendengar tentang serba serbi Osteoporosis dan apa saja yang sudah dikerjakan oleh Anlene untuk mendukung Yogyakarta menuju Kota bebas osteoporosis di masa datang. Di studio Rakosa yang terletak di Jl. Kaliurang KM 6 Pandega Sakti 8 Jogjakarta telah hadir para narasumber kita yaitu: dr. Mulyaman Mansur, selaku Head of Medical Sales PT. Fonterra Brands Indonesia, bapak Arief Tjakraamadjaja, selaku Marketing Manager PT. Fonterra Brand Indonesia dan ibu Rumiyati selaku perwakilan TP PKK Kota Yogyakarta dan juga beliau merupakan Ketua TP PKK Kota yang telah menjalin kerjasama dengan PT. Fonterra Brands Indonesia  dalam kegiatan Lomba Kelurahan Peduli Pencegahan Osteoporosis di kota Yogyakarta yang baru saja selesai dilakukan di bulan September lalu. 

Untuk mengetahui lebih lanjut, kita akan berbincang-bincang dengan narasumber kita satu persatu. Dan untuk pendengar anda juga kami ajak untuk berinteraksi langsung dengan narasumber kita melaui line telp 0274.880088 atau SMS 0817275800.

Selamat Siang dan Selamat datang kepada Bapak Arief Tjakraamidjaja, selaku Manager Marketing PT. Fontera Brand Indonesia,  dr. Muliaman Mansyur selaku Head of Medical sales Fonterrra Brands Indonesia dan Ibu Rumiyati Perwakilan dari TP PKK Kota Yogyakarta
Q: Boleh dijelaskan dok, supaya para pendengar tau, sebetulnya osteoporosis itu apa dan apakah itu hanya terjadi pada orang yang lanjut usia?

A: Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan penurunan massa tulang, dimana tulang menjadi tipis, rapuh dan mudah patah. Osteoporosis dapat menyebabkan patah tulang, yang merupakan penyebab fatal kelumpuhan dan kematian, karena kita menyebutknya silent disease karena sering kali orang tidak menyadari bahayanya.
Osteoporosis memang identik dengan orangtua. Bukan berarti hanya mereka yang berusia > 40 tahun yang perlu waspada terhadap silent disease ini. Pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Pertumbuhan tulang yang optimal selama masa anak-anak dan remaja, dapat mencegah resiko osteoporosis di kemudian hari.

Q: Apakah osteoporosis ini dapat disembuhkan atau dicegah? Dan bagaimana caranya?
A: Osteoporosis tidak dapat disembuhkan hanya bisa dikontrol untuk memperlambat kehilangan massa tulang dan meningkatkan kepadatan tulang untuk mencegah keretakan tulang dan mengurangi rasa sakit. Apakah dapat dicegah? Iya. Cara pencegahannya harus dilakukan sejak dini. Sejak dini osteoporosis harus dicegah dengan pemenuhan asupan nutrisi secara baik, khususnya pemenuhan kebutuhan kalsiumnya.
Dari hasil riset consumer polling dan riset Fonterra Brands Indonesia bekerjasama dengan Departemen Ilmu Gizi, penting untuk mulai dilakukan pencegahan osteoporosis melalui pola makan sehat dengan memperhatikan komposisi protein, kalsium dan vitamin D, melakukan aktifitas sehat dan terkena paparan sinar matahari. Kalsium yang dibutuhkan oleh tubuh adalah 1000mg untuk usia 19 – 50 tahun, dan 1200mg untuk usia diatas 50 tahun. Konsumsi susu kalsium tinggi dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis.”
Hasil riset yang dirilis tahun lalu pada wanita pra menopause oleh Massey University, St. Thomas Hospital – UK, dan Fonterra Brands Ltd  dan juga pada wanita pasca menopause oleh Massey University, Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM dan Fonterra Brands Ltd , menunjukkan bahwa konsumsi susu yang diperkaya kalsium dan vitamin D selama 2 minggu dapat menurunkan kadar plasma C-telepeptide of type 1 collagen (CTX) yang merupakan penanda pelepasan mineral (kalsium) tulang sehingga menurunkan risiko terkena osteoporosis. 

Riset lain yang diselenggarakan oleh Fonterra Brands Indonesia yang memperkuat hasil riset diatas adalah mengenai manfaat susu kalsium tinggi pada pria dan wanita Indonesia kelompok usia  35-55 tahun. Riset dilakukan bekerjasama dengan Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp.GK dari Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSCM, pada tahun 2012-2013. Hasilnya menyatakan konsumsi susu tinggi kalsium dua kali per hari dapat menurunkan tingkat pengambilan kalsium dari tulang (resorpsi) dan membantu mempertahankan kalsium tulang.
Selain dengan cara mencukupi kebutuhan nutrisi harian, osteoporosis bisa dicegah dengan tidak mengonsumsi lemak berlebihan karena lemak bersifat mengikat kalsium sehingga akan menghambat penyerapan kalsium pada tulang.

Lanjut kepada Bapak Arief Tjakraamidjaja dari Anlene 
Q : Apa yang sudah dilakukan oleh Anlene untuk mencegah osteoporosis?
Kami telah melakukan kampanye edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan tulang di Indonesia sejak lama:
•    Meningkatkan kesadaran mengenai Hari Osteoporosis Nasional dan pentingnya latihan serta diet yang seimbang melalui kegiatan bergerak berskala besar di dalam dan sekitar HON selama 12 tahun terakhir.
•    Menyediakan pemeriksaan tulang gratis kepada lebih dari satu juta orang Indonesia setiap tahunnya agar mengerti lebih jauh tentang kesehatan tulang mereka sendiri.
•    Pada 2013, kami berinisiatif untuk membuat komitmen Yogyakarta dalam Upaya Menuju Kota Bebas Osteoporosis, yang pada waktu itu dicanangkan oleh Asisten Pemerintah dan Kesra, Drs. Sulistyo SHCN Msi mewakili  Gubernur prop. DIY. Inisiatif ini merupakan sebuah implementasi dari beragam program untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan tulang. Salah satu programnya – bekerjasama dengan PKK – berfokus pada pencegahan osteoporosis dan diikuti oleh 10,000 kader PKK dan masyarakat di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya. Semangat kami sangat tinggi dalam menjalankan program ini dan kami akan meneruskannya di kemudian hari.
Q: Tidak banyak yang tahu kalau bulan ini, kita akan merayakan Hari Osteoporosis Nasional ke-12, PT. Fonterra Brands Indonesia melalui Anlene mengambil tema “Waktunya Bergerak Sekarang” Boleh dijelaskan maksud dari Waktunya Bergerak Sekarang?
A : “Tema “Waktunya Bergerak Sekarang” merupakan ajakan kepada semua generasi khususnya generasi muda, untuk mulai aktif bergerak sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Hasil riset consumer polling Fonterra tahun 20131, yang diadakan di Indonesia, antara lain menemukan fakta bahwa masyarakat Indonesia, khususnya yang hidup di perkotaan, memiliki gaya hidup sedentari atau tidak aktif / duduk terus menerus, yaitu rata-rata 7 jam/hari kerja dan 5 jam/hari pada akhir  pekan.
Dari hasil riset tersebut terlihat bahwa semakin banyak orang Indonesia yang menjalani gaya hidup tidak aktif. Gaya hidup seperti ini dapat berpotensi memicu berbagai penyakit, termasuk osteoporosis. Oleh karenanya, ajakan untuk meninggalkan gaya hidup tidak aktif dan berubah menuju gaya hidup aktif melalui kampanye “Waktunya Bergerak Sekarang” menjadi sangat penting.
Kami juga fokus mengajak para Ibu untuk menggerakkan anggota keluarganya dalam pencegahan osteoporosis. Ini didukung oleh fakta bahwa Ibu merupakan penentu kesehatan keluarga, termasuk dalam pencegahan osteoporosis. Ibu harus mengerti mengenai osteoporosis dan aktif melakukan pencegahan osteoporosis. Saat ini, Ibu di Indonesia belum cukup mengerti dan aktif melakukan pencegahan osteoporosis :
•    Hanya 59% perempuan Indonesia yang mengkonsumsi produk kaya kalsium (sayuran hijau, minyak ikan, cereal fortifikasi, kacang, dll) setiap hari.
•    Hanya 29% perempuan Indonesia yang mengerti rekomendasi kalsium harian, 1000mg per hari.
•    Hanya 14% perempuan Indonesia yang berolahraga secara rutin. 
•    61% wanita merasa kesulitan disiplin dalam melakukan olahraga teratur.
•    2 dari 5 orang Indonesia berisiko terkena osteoporosis (Puslitbang Gizi, 2005).


Q: Dimana sajakah kampanye “Waktunya Bergerak Sekarang” ini?

A: Kampanye “Waktunya Bergerak Sekarang” dilaksanakan di Yogyakarta, Medan, Pekanbaru, Bandung, Semarang, DKI Jakarta, Surabaya, Makassar dan Bali. Kegiatan berupa edukasi mengenai pencegahan osteoporosis dengan menggerakan masyarakat dan komunitas setempat. Di Jakarta, Yogya dan Surabaya Fonterra Brands Indonesia juga bekerja sama dengan Dinas PKK setempat untuk mengadakan pelatihan pencegahan osteoporosis.
Q: Selain program tersebut, apakah Anlene juga tetap mengadakan edukasi dalam bentuk  program lainnya untuk tahun ini?

A: Sebagai bagian dari kampanye “Waktunya Bergerak Sekarang”, kami mengadakan program Pay with Your Step untuk mengajak masyarakat untuk menjalankan gaya hidup aktif. Kegiatan lain yang kami lakukan adalah sebelum perayaan HON, para kader di 5 kelurahan yang telah terpilih menjadi kelurahan terbaik di kota Yogyakarta, mereka bergerak melakukan sosialisasi tentang osteoporosis melalui penyuluhan dan senam pencegahan osteoporosis kepada warga di kelurahan lain yang belum mandapat sosialisasi tentang osteoporosis.  Selain itu kami meneruskan program edukasi ke ibu-ibu PKK yang menjadi sasaran kami di tahun sebelumnya.

Q. Apakah edukasi hanya difokuskan pada generasi muda saja, atau juga terdapat program lainnya yang menjangkau kaum ibu yang tahun lalu menjadi fokus edukasi Anlene?

A: Kaum ibu yang menjadi fokus edukasi Anlene tahun lalu akan tetap menjadi salah satu bagian dari edukasi kami. Tahun lalu, edukasi ke para ibu dilakukan dalam bentuk workshop PKK, Lomba Kelurahan Peduli Pencegahan Osteoporosis dilaksanakan hanya wilayah kota Yogyakarta dengan mengambil 20 kelurahan sebagai proyek percontohan (pilot project) kami. Dari hasil yang kami rangkum, edukasi tersebut memberikan manfaat positif seperti perubahan frekuensi olahraga & minum susu. Oleh karena itulah, untuk tahun ini, kami ingin tetap memberikan edukasi serupa kepada para ibu PKK dengan cakupan yang lebih luas dari tahun lalu. 

Q: Sekarang kita ke Ibu, perwakilan dari TP PKK Kota Yogyakarta bisa dijelaskan bu, kegiatan apa saja yang telah dilaksanakan PKK bersama dengan Anlene?

A: Saya sangat senang dan berterima kasih akan kepedulian Fonterra Brand Indonesia melalui Anlene untuk kegiatan sosialisasi dan edukasi masyarakat melalui komunitas salah satunya PKK dengan memberikan pelatihan tentang osteoporosis. 

Q : Saya dengar PKK Kota Yogyakarta juga telah melaksanakan kegiatan Lomba Kelurahan Peduli Pencegahan Osteoporosis?

A: Benar, lomba tersebut merupakan kerjasama antara tim PKK Kota Yogyakarta dengan PT Fonterra Brands Indonesia. Lomba telah dilaksanakan sejak bulan April hingga September tahun 2014. Lomba dimulai dengan pelatihan kepada 20 kader PKK, dilanjutkan dengan penyuluhan dan final berupa lomba senam, menyajikan makanan berkalsium tinggi dan pengetahuan tentang osteoporosis. Melalui lomba ini, kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk aktif mencegah osteoporosis sedini mungkin. Kami juga menunjukkan kepedulian kami sebagai tim penggerak untuk senantiasa menjaga kesehatan keluarga

Q: Apa manfaat yang dirasakan oleh ibu-ibu PKK dari hasil kerjasama ini:

A: Tentunya para kader mendapatkan keuntungan karena pengetahuan mereka bertambah terutama tentang osteoporosis dan bagaimana cara mencegahnya. Sehingga hal itu sangat bermanfaat bagi kader itu sendiri, keluarganya dan juga tentunya warga yang mereka suluh.

Q. Terakhir apa harapan dari ibu kedepan untuk kegiatan ini

A. Kami berharap PT. Fonterra tidak berhenti memberikan edukasi kepada 20 kelurahan saja, sehingga kelurahan lain yang belum mendapat kesempatan pada tahun depan bias mendapatkan kesempatan yang sama dengan 20 kelurahan yang telah diikut sertakan.

Pesan yang ingin disampaikan oleh narasumber  siang hari ini:
Ibu PKK : Terus jaga kesehatan keluarga kita dengan mengkonsumsi makanan dan minuman berkalsium tinggi, dan terus bergerak
Arief: Jangan lupa besok jam 06.00 pagi di Jalan Timur Balai Kota, Jl.Iptu TuT Harsono Yogyakarta depan kantor Walikota. Akan banyak acara dan doorprize menarik.
Dr. Mul : Terus aktif bergerak guna menjaga kesehatan tulang kita, tidak perlu menunggu nanti, kalau bisa sekarang, besok dan seterusnya, kenapa tidak?



  • Share:

You Might Also Like

0 Comments