Akhirnya Pelopor Restoran Iga Bakar Dengan Varian Rasa Hadir di Yogyakarta!

By poetry - 18.18

Dapur Iga sudah membuka cabang di beberapa kota besar Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Palembang, Tanggerang, Bekasi, dan Jambi. Kini Dapur Iga kembali membuka cabang yang ke 14 di Rukan Seturan Square nomor 3 - Yogyakarta. Wendy Santosa, Vice President PT. Dapur Iga Nusantara, yang merupakan franchisor Dapur Iga bilang,

"Yogyakarta merupakan salah satu destinasi kota untuk strategi bisnis Dapur Iga. Minggu lalu, opening outlet Jambi dilakukan dan ini merupakan cabang outlet ke 15, dan di awal oktober ini  akan dibuka lagi cabang ke 16 di Baywalk Mall Jakarta. Harapan besar agar cabang Dapur Iga yang di buka di Yogyakarta sendiri dapat diterima oleh lidah warga Yogyakarta".

Satu tahun terakhir ini Dapur Iga berhasil membuka 12 cabang di seluruh Indonesia. Hal tersebut merupakan sebuah langkah positif dalam mengimbangi resto asing yang sudah menguasai pasar.

Dengan mengusung Iga sebagai bahan bakunya, Dapur Iga akan menjadi pembeda dengan resto sekelasnya. Iga bakar kebanyakan hanya menggunakan kecap, atau dibuat iga penyet, namun Dapur Iga hadir dengan 11 varian saus. Dari mulai saus khas nusantara seperti saus padang, ndeso, klasik, tuturuga, dan woku, sampai ke gaya eropa seperti barbeque, blackpaper, dan saus swis. Tidak kalah juga saus oriental dan yang paling unik ialah Iga Bakar saus Leci. Untuk best seller di seluruh Indonesia ialah iga saus woku, dengan 5 level kepedasan. Selain iga bakar juga terdapat menu special iga lainnya, seperti sate iga, tongseng iga, tomyam iga, kangkung cah iga, dan masih banyak lagi.

Namun untuk mefasilitasi keluarga dan rekan yang tidak mengkonsumsi daging sapi, Dapur Iga juga menyediakan menu pendamping seperti ayam, ikan, sayur, bahkan sampai pasta dan steak. Selain makanan, terdapat beraneka jenis minuman dari mulai juice, aneka kopi dingin dan panas, tea, mocktail, dan Dapur Iga Signature seperti Dapur Iga Punch dan Healthy Green yang bisa "menebus dosa" setelah makan iga.

Dapur Iga terlihat tampil beda dibandingkan dengan restoran sejenis. Terlihat dari konsep design yang dinamis. Restoran diciptakan dengan nuansa yang lebih muda karena adanya sentuhan grafis dan visual. Adanya alunan musik disertai fasilitas wifi dalam ruangan ber AC, merupakan totalitas dalam memberikan service terbaik untuk konsumen. Namun meski dengan fasilitas lengkap, harga yang ditawarkan cukup terjangkau, bahkan terbilang murah untuk restoran sekelasnya.

Bapak Rudi Wibowo dan Bapak Indarto yang tergabung dalam CV. Boga Bumi Lestari merupakan franchisee Dapur Iga Resto Cafe Yogyakarta sangat yakin bahwa restoran Dapur Iga Yogyakarta akan menjadi salah satu pilihan utama bersantap di kota Yogyakarta, terlebih masih sedikitnya restoran yang menjual iga bakar. Mudah-mudahan Dapur Iga Yogyakarta bisa sama-sama maju seperti cabang di kota lainnya. Selamat dan sukses Dapur Iga Resto & Cafe Yogyakarta.

  • Share:

You Might Also Like

2 Comments