Radio Taiwan Internasional (RTI)

By poetry - 01.46

Sebuah penghargaan atau kehormatan bagi saya diberikan kesempatan untuk menjadi penyiar dalam program Jogja Nita Radio Taiwan Internasional atau RTI, hasil kerjasama antara Rakosa Female Radio.
RTI atau Radio Taiwan Internasional adalah stasiun radio nasional dari Republik Tiongkok di Taiwan, mengudara dan menyebarkan “Suara dari Taiwan” dengan 13 bahasa ke seluruh penjuru dunia. Program acara di RTI meliputi sejarah perjalanan demokrasi di Taiwan, budaya, sosial, adat istiadat dan berbagai pembangunan yang sedang dilaksanakan. RTI menyiarkan suara dunia dan menjadi saksi sejarah.

Program acara RTI disiarkan ke seluruh dunia dengan 9 stasiun pemancar yang tersebar di beberapa tempat, antara lain: Lukang, Fangliao, Changchi, Tamshui, Paochong, Huwei, Tainan, Kouhu, dan Minhsiung. Total kekuatan transmisi adalah 10,050 kilowatts, menduduki peringat teratas di Asia, dan masuk sepuluh besar di dunia. Kekuatan transmisinya mencapai 2.69 kali lipat dibandingkan dengan kekuatan transmisi total stasiun radio nasional atau swasta lainnya di Taiwan. Gelombang yang disiarkan meliputi wilayah tengah dan selatan Taiwan, daratan Tiongkok serta benua lainnya diseluruh dunia.

Markas besar RTI berdekatan dengan Grand Hotel, salah satu bangunan terkenal di kota Taipei. Di sini, terdapat 28 ruang studio lengkap dengan peralatan siaran yang terbaru dan moderen. Tepat di lantai 3 gedung RTI, terdapat ruang dokumen sejarah yang menyimpan materi literatur, dokumen-dokumen, souvenir kenangan dari para pendengar di seluruh dunia sejak berdirinya radio RTI pada tahun 1928.

Stasiun pemancar di Minhsiung daerah Jiayi memiliki museum barang-barang peninggalan yang bersejarah. Selain memamerkan mesin-mesin bekas penyiaran radio dalam masa perang dunia ke dua, pada bagian dinding gedung juga terdapat lubang bekas peluru jaman perang. Museum ini juga memiliki bangunan berlantai dua yang dibangun pada tahun 1940 dengan gaya arsitektur Jepang, dimana kini telah menjadi gedung peninggalan bersejarah yang dilindungi oleh negara.

RTI memiliki jaringan program yang terdiri dari: berita, bahasa Mandarin, bahasa dialek, bahasa asing, musik(kini dalam masa percobaan dengan menggunakan Digital Audio Broadcasting). RTI mengudara setiap hari dengan 13 bahasa, antara lain: Mandarin, dialek Taiwan(Minnan, dialek Hakka, dialek Canton, Inggris, Jerman, Perancis, Rusia, Spanyol, Jepang, Vietnam, Thailand dan Indonesia. Ke lima jaringan program RTI ini memberikan informasi yang paling baru, cepat dan akurat melalui lebih dari 2,200 gelombang frekwensi setiap minggunya. Program acara yang disajikan meliputi berita, politik, ekonomi, budaya, pendidikan, hiburan, pelayanan masyarakat dan lain lain.

RTI juga memiliki hubungan kerjasama yang erat dengan beberapa stasiun radio di dunia, antara lain: Voice of America, Deutsche Welle, Radio France Internationale, Family Radio, Voice of Russia, Radio Australia, Radio Canada International, Radio free Asia, Kantor berita ANTARA dan Radio Republik Indonesia. Bersamaan dengan perkembangan tehnologi dewasa ini, RTI juga turut serta memainkan peran penting dalam dunia siaran radio, misalnya penggunaan program radio digital. RTI juga telah mendirikan pemancar umum Digital Audio Broadcasting, dimana hal ini juga dapat membantu perkembangan program radio digital di Taiwan sendiri.

Misi utama dari RTI adalah memberikan pelayanan yang terbaik untuk para pendengar. Untuk meningkatkan mutu acara dan juga suara yang diterima oleh pendengar, setiap bahasa memiliki monitor sukarela. Melalui isi acara, kwalitas suara yang diterima, pendengar boleh memberikan kritik dan saran untuk kemajuan RTI di masa yang akan datang. 

Seiring dengan datangnya era internet dan digital, RTI juga menyajikan website yang terdiri dari 11 bahasa yang dapat diakses setiap saat. Sejak tahun 1998 hingga 2004, RTI menerima lebih dari 1.5 juta pucuk surat dari pendengar di seluruh dunia. Semua surat yang masuk akan diproses secara komputerisasi dan dibalas kembali kepada pendengar. Hasil yang diperoleh dari sistem komputerisasi ini dapat menjadi bahan masukan yang berguna bagi Bagian Acara, Berita dan juga Mekanisasi.

Jumpa Pendengar adalah salah satu ajang terbaik yang dapat mengakrabkan RTI dengan pendengarnya. RTI juga memiliki CLUB pendengar setia yang tersebar di daratan Tiongkok, Jepang, Jerman, Indonesia, Pakistan, Kolombia dan Argentina.

RTI didirikan pada tahun 1928 di Nanking, daratan Tiongkok, dan hingga kini telah berusia tiga perempat abad. Meniti perjalanan panjang selama dua dekade, RTI menjadi ajang bagi Republik Tiongkok untuk bersuara di dunia Internasional. Selama kurun waktu 20 tahun terakhir ini, RTI bersama-sama dengan masyarakat Taiwan menjadi saksi bagi Mukjizat ekonomi Taiwan, juga menulis sejarah perjalanan Taiwan menuju demokrasi, serta sejarah perubahan hubungan antar selat.

Sebagai stasiun radio pemerintah, RTI tidak pernah absen dalam menyiarkan peristiwa penting yang terjadi di Taiwan sejak tahun 1930an. Mulai 1 Januari 1998, RTI berubah sistem menjadi Organisasi Nirlaba. Seiring dengan perkembangan Taiwan menuju dunia Internasional, RTI yang mengumandangkan suara dari Taiwan, juga memperluas pelayanan kepada dunia, mempererat hubungan kerjasama Internasional, memperluas hubungan dengan para pendengar, peningkatan kwalitas acara, penyajian berita yang aktual dan cepat, dan terus melakukan perubahan inovasi yang baru. Dengan visi yang baru ini, kami percaya RTI dan Taiwan akan menjadi bagian yang penting dalam dunia Internasional.

Sumber:  
http://id.wikipedia.org/wiki/Radio_Taiwan_International
http://indonesian.rti.org.tw/


  • Share:

You Might Also Like

2 Comments